Polres Magetan Tangkap Jaringan Pupuk Palsu

118

foto : Ilustrasi /Ist

FIPRESS, Magetan – Polres Magetan amankan 3 orang yang terkait peredaran pupuk palsu di wilayahnya. Ketiganya ditangkap pada bulan Agustus lalu berinisial, SR (36) warga desa Selotinatah kecamatan Ngariboyo Magetan. MZ(39) dan UHS (51) keduanya warga Sumbertanggul Kecamatan Mojosari Mojokerto

Barang bukti berupa 50 karung pupuk yang masing-masing berisi 50 kilogram jenis NPK Phonska yang diduga palsu, satu buah mobil pikap, satu buah handphone, satu buah alat mesin penjahit karung, 84 karung bekas pupuk, 16 buah karung bekas pupuk NPK Phonska.

“Mereka ini mendatangkan pupuk palsu dari wilayah Mojokerto. Awalnya dari karung polos kemudian dipindahkan pada karung pupuk Phonska biar nampak benar benar asli. Setelah itu baru diedarkan atau dijual di Magetan dengan harga persak 160 ribu,”kata AKBP Muhammad Ridwan,Kamis (15/9).

Pelaku tangkap di jalan persawahan di desa Ngrini kecamatan Ngariboyo pada saat hendak menjual pupuknya kepada para petani.

“Kita tangkap pada saat beraksi. Pelaku ini menjual pupuk palsunya kepada para petani langsung di sawah sawah,” ungkapnya.

Kemudian hasil pemeriksaan dan uji lab dari UGM, diketahui pupuk yang mereka jual jenis NPK Phonskha tidak ada kandungan NPK nya. Pupuk yang sebelumya mereka beli dari Mojokerto tersebut dinyatakan palsu dari uji lap.

“Jelas merugikan petani,” tegas AKBP Muhammad Ridwan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,ketiga pelaku dijerat dengan pasal berlapis yaitu pasal 62 ayat 1 UU RI nomer 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen jo pasal 53 KUHP.

Dan Pasal 122 UU RI momer 22 tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan dan pasal 113 UU RI nomer 7 tahun 2014 tentang perdagangan.

“Ancaman hukumanya penjara paling lama 5 tahun dan denda hingga 2 milyar,” tegas Kapolres Magetan.(totok)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.